Skip to content

Originally posted on JALAN MENGENAL ALLAH SWT:

saya Ust. Rudi Muliyawarman mencoba untuk berbagi sedikit ilmu

 

yang saya ketahui, semoga ada manfaatnya bagi saya dan kaum

 

muslimin, untuk lebih jelasnya silahkan kontak saya di no hp:

 

081363590504

 

 

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

 

 

 

“Awaludini Ma’rifatullah”

 

 

 

Bermula awal agama mengenal Allah

 

Dengan apa Allah dikenal?

 

Dengan tiga perkara

 

 

 

mana yang tiga perkara itu?

 

Pertama tahu akan “TUBUH”

 

Kedua tahu akan “HATI”

 

Ketiga tahu akan “NYAWA”

 

 

 

Ada berapa pembagian tubuh?

 

Tubuh dibagi tiga

 

Yang mana yang tiga itu?

 

Pertama tubuh yang kasar

 

Kedua tubuh yang halus

 

Ketiga tubuh yang bathin

 

 

 

Maksud tubuh kepada hati

 

Maksud hati kepada nyawa

 

Maksud nyawa kepada Allah

 

 

 

Kalau iya memang benar kita orang yang menyembah Allah.

 

Berapa buah jalan manuju kahadirat Allah?

 

View original 929 more words

JALAN MA’RIFATULLAH

saya Ust. Rudi Muliyawarman mencoba untuk berbagi sedikit ilmu

 

yang saya ketahui, semoga ada manfaatnya bagi saya dan kaum

 

muslimin, untuk lebih jelasnya silahkan kontak saya di no hp:

 

081363590504

 

 

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

 

 

 

“Awaludini Ma’rifatullah”

 

 

 

Bermula awal agama mengenal Allah

 

Dengan apa Allah dikenal?

 

Dengan tiga perkara

 

 

 

mana yang tiga perkara itu?

 

Pertama tahu akan “TUBUH”

 

Kedua tahu akan “HATI”

 

Ketiga tahu akan “NYAWA”

 

 

 

Ada berapa pembagian tubuh?

 

Tubuh dibagi tiga

 

Yang mana yang tiga itu?

 

Pertama tubuh yang kasar

 

Kedua tubuh yang halus

 

Ketiga tubuh yang bathin

 

 

 

Maksud tubuh kepada hati

 

Maksud hati kepada nyawa

 

Maksud nyawa kepada Allah

 

 

 

Kalau iya memang benar kita orang yang menyembah Allah.

 

Berapa buah jalan manuju kahadirat Allah?

 

Adapun jalan menuju kehadirat Allah itu empat jalannya

 

 

Manakah yang empat itu?

 

Yaitu : yang partama jalan SYARIAT

 

yang kedua jalan TARIKAT

 

yang ketiga jalan HAKIKAT

 

yang keempat jalan MAKRIFAT

 

 

 

SYARIAT: pegang syariat tubuh yang kasar.

 

TARIKAT: pegang tarikat tubuh yang halus.

 

HAKIKAT: pegang hakikat tubuh yang batin.

 

MAKRIFAT: pegang makrifat Tuhan Allah yang punya pegang.

 

 

 

SYARIAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?

 

“JADI TUBUH”.

 

TARIKAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?

 

“JADI HATI”.

 

HAKIKAT:jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?

 

“JADI NYAWA”.

 

MAKRIFAT: jatuh kepada kita,jadi apa dia bagi kita?

 

“JADI RAHASIA”.

 

 

 

SYARIAT: pegang syariat tubuh yang kasar.

 

Apa bunyi zikirnya?

 

“LAA ILAHA ILLALLAH”.

 

 

TARIKAT: pegang tarikat tubuh yang halus.

 

Apa bunyi zikirnya?

 

“ALLAH ALLAH”.

 

 

HAKIKAT: pegang hakikat tubuh yang batin

 

Apa bunyi zikirnya?

 

“HU… ALLAH”.

 

 

MAKRIFAT: pegang makrifat Tuhan Allah yang punya pegang.

 

Apa bunyi zikirnya?

 

( bunyinya ……….. tiada berhuruf,tiada bersuara,lenyap selenyap-

 

lenyapnya,karam sekaram-karamnya……….)

 

 

 

SYARIAT:adalah jalan tubuh,

 

Tahu ketiadaan tubuh kita lahir dan bathin

 

Zahirnya tubuh batinnya anggota.

 

 

 

TARIKAT:adalah jalan hati,

 

Tempat bergantung baik dan jahat,lahir dan batin

 

Zahirnya akal bathinnya pangana/pengenal(=ingat kepada Allah)

 

 

 

HAKIKAT: adalah jalan nyawa

 

Pencari jalan kepada Allah,lahir dan batin

 

Zahirnya angin bathinnya Muhammad

 

 

 

MAKRIFAT:adalah jalan rahasia Allah yang punya pegang

 

(urusan Allah)zahir dan bathin

 

Zahirnya Muhammad batinnya Allah

 

 

 

SYARIAT : kalau mati dimana kuburnya?

 

“Dapat dibumi yang tak berpijak”

 

 

TARIKAT : kalau mati dimana kuburnya?

 

“Dapat dilangit tak berbintang”

 

 

HAKIKAT : kalau mati dimana kuburnya?

 

“Dapat diangin yang tak berhembus”

 

 

MAKRIFAT : kalau mati dimana kuburnya?

 

“Dapat dilaut yang tak berombak”

 

 

 

MATI SYARIAT : mati TABI’I namanya.

 

MATI TARIKAT : mati MAKNAWI namanya.

 

MATI HAKIKAT : mati SURI namanya.

 

MATI MAKRIFAT :mati HISI namanya.

 

 

 

Bila       ikhlas    mengamalkan  salah   satu zikir dalam mata

 

pelajaranTharikat  Naqsyabandiyah

 

maka Allah akan memberi rasa mati yang empat perkara.

 

 

1.Dapat merasakan MATI TABI’I

 

 

Yaitu mati panca indra yang lima,seluruh anggota tubuhnya secara

 

lahir dan batin telah membaca Allah Allah dan suara alam ini seolah

 

berzikir dan terdengar membaca kalimat Allah Allah,berzikir dengan

 

sendirinya,hingga yang tinggal hanyalah rasa rindu terhadap

 

Allah.Orang yang telah merasakan mati Tabi’i itulah orang yang telah

 

sampai dengan Rahmat Allah pada maqam tajalli Af’alullah(nyata

 

perbuatan Allah SWT).

 

 

2.Dapat merasakan MATI MAKNAWI

 

 

Yaitu merasakan dirinya lahir dan batin telah hilang dan seluruh alam

 

ini telah lenyap semuanya,yang ada hanyalah kalimat Allah Allah

 

semata-mata dimanapun ia memandang,kalimat Allah yang ditulis

 

dengan Nur Muhammad.

 

Orang yang telah merasakan mati maknawi itulah orang yang telah

 

sampai dengan rahmat Allah pada maqam Asma Allah SWT,atau biasa

 

disebut maqam Tajalli Asma(nyata nama Allah SWT),nama dengan

 

yang punya nama tidak terpisahkan sedikitpun.”Dengan nama Allah

 

SWT,yang tidak memberi mudarat/binasa dilangit dan dibumi dan Dia

 

maha mendengar lagi maha mengetahui”.

 

 

3.Dapat merasakan MATI SURI

 

 

Yaitu didalam perasaan orang itu telah lenyap segala warna-warni,

 

yang ada hanya Nur semata-mata,yakni Nurullah,Nur Dzatullah,Nur

 

Sifatullah,Nur Asma Allah,Nur Af’alullah,Nur Muhammad,Nur Baginda

 

Rosulullah,Nur Samawi,Nur ‘Ala Nur.

 

Inilah orang yang telah diberi pelita oleh Allah untuk meluruskan

 

jalannya.

 

Orang yang telah merasakan mati suri itulah orang yang telah sampai

 

dengan rahmat Allah pada makam Tajalli Sifattullah(Nyata Sifat Allah).

 

 

 

4.Dapat merasakan MATI HISI

 

 

Yaitu dalam perasaannya telah lenyap kalimat Allah,dan telah lenyap

 

pula seluruh alam ini secara lahir dan batin,dan telah lenyap pula nur

 

yang tadinya terang benderang,yang ada dan dirasakannya adalah

 

Dzat Allah SWT,bahkan dirinya sendiripun dirasakannya hilang

 

musnah,ia telah dibunuh Allah SWT.dan dialah sebagai

 

gantinya,sebagaimana firman Allah SWT didalam Hadist Qudsi:

 

“Bahwasanya hamba-Ku,apabila AKU telah kasihi,AKU bunuh ia,lalu

 

apabila telah AKU bunuh,maka AKUlah sebagai gantinya”

 

Maka langkahnya seolah-olah langkah Allah

 

Pendengarannya,pendengaran Allah

 

Penglihatannya,penglihatan Allah

 

Geraknya,kehendak Allah

 

Perbuatannya,perbuatan Allah

 

 

Orang yang telah mendapat mati hisi,ia akan melihat Allah SWT

 

dalam perasaannya

 

Surat Al-Baqarah ayat 115 :


“Timur dan barat kepunyaan Allah SWT,kemana kamu

 

menghadap,maka disana ada wajah Allah”

 

Surat An-Nisa ayat 126 :

 

“Dialah Allah yang awal,dan Dialah yang zhahir dan Dialah Allah yang

 

batin”

 

Orang yang telah merasakan mati hisi ,itulah orang yang telah sampai

 

dengan Rahmat Allah SWT pada maqam Tajalli Dzat.

 

CATATAN :

 

UNTUK BISA MENGENAL DIRI DAN MENGENAL TUHAN, ANDA

 

WAJIB BELAJAR DULU DZIKIR  ISMU DZAT, DZIKIR LATAIF DAN

 

DZKIR NAFI ISBAT.  ANDA HARUS MENCARI GURU YANG

 

MENGUASAI DZKIR TERSEBUT. ITU LAH GERBANG ATAU

 

PINTUNYA, SEDANGKAN GURU ITU, ADALAH KUNCINYA.

 

BILA ANDA KESULITAN MENEMUKAN GURU YANG MENGUASAI

 

DZIKIR TERSEBUT, ANDA BISA BELAJAR SECARA JARAK JAUH

 

DENGAN SAYA USTADRUDI MULIYA. DENGAN MENGGUNAKAN

 

MEDIA INTERNET SEPERTI EMAIL, FACEBOOK, DLL.  DAN JUGA

 

DENGAN MEDIA HANDPHONE. YAITU DENGAN PERCAKAPAN

 

BUKAN DENGAN SMS.

 

  • BIAYA BELAJAR DZKIR ISMUDZAT   RP. 500.000,00

 

  • BIAYA BELAJAR DZKIR LATAIF          RP. 500.000,00

 

  • BIAYA BELAJAR DZIKIR NAFI ISBAT RP. 500.000,00

 

DIAKHIR PELAJARAN ANDA DIBERI “KEPUTUSAN KAJI”. BIAYA

 

UNTUKMENGAMBIL “KEPUTUSAN KAJI” DITETAPKAN NANTI.

Taut

JALAN MENGENAL ALLAH SWT

JALAN MENGENAL ALLAH SWT

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.